Dwi Murahati
Minggu, 04 April 2021
Kamis, 01 April 2021
SEPULANG DARI HONG KONG
12 September 2016
Kepulangan yang sama sekali tidak sesuai dengan rencana
Manusia berencana akan tetapi semua Tuhan Allah SWT yang menenttukan singkat kata begitulah.
Siang itu cuaca Hong Kong begitu cerah bagai harapan yang semestinya kumiliki, namun apapun yang terjadi biarlah terjadi semua yang terjadi aku yakin pasti sudah sesuai kehendakNya
Kita wajib syukuri dan kita ambil hikmahnya dari semua yang telah kita lalui.
jam terbang 3.55 tujuan bandara Sukarn Hatta jam 7.55 tiba di terminal 3 bandara Sukarno Hatta, aku bersama Nur teman asal Blitar Kota menginap di bandara bersama teman2 yang lain tanpa makan ataupun minum menanti waktu hingga esuk jam 6.00 terbang menuju kota masing2 ( Surabaya kotaku)
tepat pukul 7.00 aku sampai di bandara Juanda di sana buah hati (anak wedok) Virgie dan Nanda + Aditya sudah menunggu menjemputku dengan sepeda motor sesuai permintaanku.
Kami ber 4 makan bersama dan setelah itu langsung melaju ke kos mereka (Gubeng Kertajaya) selama 10 hari di Surabaya g tahu apa yang hrs aku kerjakan hanya di rumah menunggu mereka pulang kerja dan sesekali mereka ngajak keluar makan bersama atau nonton bareng.
Tanggal 22 September 2016 aku meluncur ke Blitar diantar Aditya. Sesampainya di Blitar Aditya hanya nginap semalam esuknya balik Surabaya. Aku sudah disibukkan dengan urusan berbenah rumah baru yang mau aku tempati, sekaligus persiapan syukuran haqiqoh tuk kedua anakku
Hari hariku sibuk dengan cari kambing yang sesuai / layak sehubungan hajad terkait, cari tukang masak, tukang jagal, belanja dan lain lain. Biasa tradisi di desa sangatlah kuat dan harus dipatuhi yang mana adat itu sudah turun temurun dari nenek moyang terdahulu
awalnya hanya seperti itu, namun aku terus semangat dan terus bersyukur dengan prinsip ADA KEMAUAN PASTI ADA JALAN, DENGAN SEMANGAT KERJA KERAS PENUH KEYAKINAN "PASTI BISA"hanya dengan prinsip itulah aku terus berpacu tuk bisa mewujudkan cita citaku yang tertelantarkan karena keadaan.
Waktu terus berjalan dan saat hari H yang ditentukan pun tiba
Tanggal 27 September 2016
Rumah baruku tlah tertata rap
i, walau tidak mewah tapi setidaknya aku sudah bisa memiliki rumah tinggal sederhan yang cukup nyaman dari hasil keringatku sendiri
dan segala macam yang diprlukan hajadan haqiqoh semua tersedia sepenuhnya
Alhamdulillah...
Terima kasih ya Allah atas segala nikmat karunia yang telah Engkau berikan
Allahu Akbar
Selasa, 05 Februari 2019
SEJARAH DKN BAROKAH
DKN BAROKAH
Dwi
Keen
Nanda
DKN adalah nama gabungan my little family.
Konon kami ber 3 walau semua cewek, tetap semangat tuk menggapai masa depan yang ceria karena ridho Allah SWT. kami ber3 {ibu, anak (kakak, adik)} saling suport, saling melengkapi dan saling mengisi penuh pengertian.
inilah sosok usaha kami yang serba apa adanya
Yah... hanya beginilah saat pertama buka, akan tetapi cukup lumayan menguras waktu, tenaga dan pikiran sebab segalanya aku kerjakan seorang diri mulai dari kulakan menata,,,,,, menyajikan, melayani serba sendiri. Namun aku sangat bersyukur karena dengan begitu aku bisa punya aktifitas yang bisa membuatku berati buat kehidupanku sendiri dan juga orang lain.
3 bulan pertama
Kesibukanku sangat padat Jam 2.30 bangun sholat tahajud, lanjut aktivitas (cuci baju, nyapu, ngepel, nyirami bunga ) sholat subuh, masak untuk sendiri lanjut siap layani customer hingga jam 8.00
Toko tutup sebentar pergi ke agen,kulakan buka lagi sambil noto barang baru sambil menyiapkan makanan sosis, sempol, cilot dan aneka minuman untuk melayani anak anak siswa SMA PGRI saat i jam 10 s/d 11 adalah istirahat mereka dan jam 1.00 saat mereka pulang toko kami sangat ramai oleh para siswa yang antri beli aneka minuman.
Sekali lagi aku sangat terhibur saat saat sibuk melayani mereka dan setelah mereka meninggalkan tempat, aku berlari sholat dhuhur. Allahu Akbar, thanks God buat segalanya ⟲💗💗😊
Aku sebatang kara yang tiada apa apa dan siapa siapa karena ridho Allah SWT kini bisa punya arti.
Bisa membekali kedua anak anakku pendidikan yang cukup ini yang terpenting dalam prinsipku sebagai single parent buat anak anakku dan kini alhamdulillah masih bisa punya kesibukan ngurus usaha kecil. Semoga bisa terus berkembang dan langgeng aamiin.
3 bulan ke dua
Usaha kami terus berjalan lancar mulai usai subuh hingga jam 10 malam customer kami kami selalu disibukkan oleh para customer yang memerlukannya. Baik para ibu rumah tangga, para bapak tani, anak anak, para siwa dll
Dan inilah DKN BAROKAH setelah usia 6 bulan
Senin, 04 Februari 2019
SETELAH 3 BULAN DI RUMAH
Tidak mudah dan seindah bayanganku saat diriku masih di Hong Kong kala itu. Lingkungan, situasi dan segalanya jauh berbeda, di Hong Kong biasa kerja cepat, disiplin, bersih dan segalanya serba menunjang antara satu dengan yang lain trus di sini harus menghadapai hal hal yang serba lambat, suka mengulur waktu dan lain lain menjadikan diri prustasi menghadapi keadaan.
Namun aku tak mau menyerah aku selalu cari cara agar diriku tak terlena oleh keadaan.
Setelah acara hajad syukuran dan "haqiqah" malam itu selesai aku langsung berbenah persiapan buka toko sembako kecil kecilan yang tlah ku planing saat di Hong Kong persiapan pulkam
12 Desember 2016
Toko sembako DKN resmi buka
Rabu, 02 Januari 2019
BEKERJA & BELAJAR DI RUMAH SENDIRI
RINGKAS CERITA PRA - EX BMI
Aku
DWI MURAHATI hanya wanita lemah, hamba Allah yang miskin dan biasa hidup apa adanya namun tetap semangat demi buah hati tercinta agar memiliki masa depan seperti remaja lain walau tanpa figur seorang ayah.
Bekerja di sebuah perusahan garmen di Surabaya di bidang / bagian marketing kala itu. Dengan berjalannya waktu anak2ku tumbuh besar dan biaya hiduppun makin besar dan bertambah banyak aku makin terasa sangat berat keteteran itulah awalnya aku berpikir lebih nekat untuk mendapatkan halal yang bisa mencukupi biaya hidup keluargaku dan saat itu satu2nya jalan aku harus memilih menjadi domestik helper. Aku tak perduli orang ngomong apa yg penting keluargaku tetap bisa makan dan hidup dari hasil jerih payahku sendiri dan tidak meminta ke siapapun
Tahun 1999 - 2002 menjadi BMI Malaysia
di sini sukses sebagai BMI tapi tidak di perolehan penghasilan, karen minimnya gaji standart. Akhirnya aku memutuskan pulang karena saat itu disamping gaji yang aku terima sangat minim juga karena mau memasukkan anak pertamaku ke sekolah tingkat menengah Pertama ( SMP ) Saat itu setelah ngurus pendaftaran ke sekolah Negeri dan diterima di sebuah SMP ternama di situ. Aku memulai ikut bisnis MLM yang saat itu lagi ngetren.
Namun tak berjalan lama, karena aku merasa pendapatan tak sesuai dengan yang aku inginkan. Dan kembali ingin kerja di luar yang memang segalanya cukup menjajikan.
Tahun 2003 awal menjadi BMI Hong Kong hingga 2016
Dengan Niat, tekat dan semangat yang membara yang kutulis dalam buku kecil sbb : AKU AKAN CARI UANG YANG BANYAK AGAR ANAK2KU BISA KULIAH HINGGA FINISH & DAN SUKSES MENJADI SARJANA
maaf tulisan ini mungkin akan menjadi bahan tertawaan sinis bagi siapa saja yang membacanya saat ini tapi itulah kenyataan dan fakta diriku saat itu yang memang hidupnya tidak seberuntung Anda
dan semua itu menjadi bahan cercaan ataupun hinaan oleh teman2 sejawatku sendiri ada yang tega berucap mbak2 mbok digrayangi jithokmu kowe ki sopo kok arep nyekolahno anak sampai perguruan tinggi, kowe arep dadi babu pirang puluh tahun heee... trus ada juga yang mengatakan sbb : ndidik anak gak usah sekolah dhuwur mak sing penting iso pinter nyambut gawe golek duit, contohe Susi kae ora kuliah kok yo iso dadi menteri dll dll
aku tak pernah patah semangat dan justru menggebu karena aku punya keyakinan PASTI BISA.
Apapun adanya aku tetap semangat dan bersyukur, aku tak pernah merasa hina sebagai BMI, dan aku bangga serta bersyukur karena Allah SWT masih memberiku kesempatan bisa menjadi BMI.
Walau tak sedikit mereka yang memandang hina kami sebagai BMI, aku tak peduli. Hinaan aku jadikan PEMICU smangat tuk mewujudkan impianku.
Alhamdulillah thn 2012 anak pertamaku wisuda lanjut tinggal anak kedua dan alhamdulillah dengan usaha keras mereka kakak beradik semua kelar kuliah anak terakhir baru wisuda S1 setelah aku pulkam. Terima ya Allah
Engkau maha segalanya, aku yakin semua bisa sesuai kehendakMu
Allahu Akbar.
manusia berusaha, iktiar dan berdoa namun Engkaulah penentunya
wisuda thn 2012
ananda PRINANDA SETIA DWI PUSPITA
wisuda thn 2018
wong temen bakal tinemu
wong nandur bakal ngundhuh
berpegang pada pepatah Jawa itulah aku punya keyakinan PASTI BISA
aku tetap semangat dan bersungguh sungguh dalam berupaya tuk mewujudkan impian.
Dan tetap lilo legowa / rendah hati menanggapi semua hinaan 2 yg kuterima baik dari teman, sahabat, keluarga maupun orang lain krn aku yakin HINAAN AKAN KEMBALI KEPADA YG BERUCAP.
Syukur pada Allah SWT atas segala karunia yg telah Enkau limpahkan hingga kini masih Engkau berikan kesempatan bernafas, bergembira dan menikmati segala yang ada.
Aku wanita lemah yg beranjak dari 0 kecil kini telah Engkau anugerahi 2 orang putri yg cantik, pintar sudah Sarjana dan punya tempat tinggal yang begitu nyaman
Langganan:
Postingan (Atom)



















