Minggu, 30 Desember 2012

BEKERJA & BELAJAR

Waow keren,
 Tiap minggu dan public holiday adalah hari libur para BMI termasuk saya diantaranya. Mereka semua asyik dengan kegiatan masing-masing. Victory Park adalah salah satu tempat mangkalnya para BMI. Hong Kong bagiku adalah merupakan negara terbagus untuk mencari rejeki sekaligus menimba ilmu. Kami bisa bekerja sambil belajar apa saja yang kami mau.








Tahun 2012 adalah tahun penuh memori yang mana saya kenal internet melalui Pembelajaran program Entrepreneurship class yng diselenggarakan oleh Bank Mandiri bersama Universitas Ciputra. Disitu saya diajarkan berbagai macam cara untuk menjadi entrepreneur sejati, selain itu juga diajarkan mengenai internet, ternyata banyak manfaat yang bisa diambil bila kita mengerti internet. Dan saya sangat antusias belajar dan mendalaminya. Kami (saya dan teman2 semakin asyik dan semangat belajar, laptop selalu setia bersamaku di hari libur.




Saya semakin semangat dan giat belajar kapan saja dan dimana saja memanfaatkan setiap waktu yag ada.  Learn together, play together lunch together. Belajar boleh kapan saja di mana saja dan tak mengenal usia.






Dari belajar bersama banyak manfaat yang bisa kami ambil untuk menata hidup ke depan  lebih baik. Memperoleh  ilmu dapat hadiah masih dapat pengalaman yang belum pernah ku dapatkan sebelumnya, hehe bener2 luar biasa.
  





 Program pelatihan Entrepreneurship, Internet Banking usai kini lanjut UCDE - PER Batch 2. Kami langsung melakukan persiapan2 setelah melalui proses pendaftaran  serta penerimaan siswa diumumkan.


  



PER Batch 2 ada 3 klas A,B dan C masing2 klas terdiri  dari 5 kelompok kecil, dan saya  masuk  klas A1 (SEHAD J) Yang mana Pembelajaran Jarak Jauh ini sistem pelaksanaan penyampaian makalah oleh mentor dibantu oleh beberapa astor. Ini adalah teman2ku yang didampingi  astor Sari Gunkid.:



Dengan bekal semangat dalam genggaman serta siraman motivasi yang inspiratif Bpk / Ibu mentor  bersama astor kami para siswa saling berpacu meraih sukses mewujudkan impian.
Saya percaya dengan niat, semangat serta gigih berusaha yang berpegang teguh pada keyakinan  PASTI BISA. di dunia ini TIADA YANG TAK MUNGKIN***ADA KEMAUAN PASTI ADA JALAN  !!!!!   Terima kasih UCDE-UCEC  ... salam entrepreneur...













Sabtu, 29 Desember 2012

WAOW KEREN "BMI MELEK INTERNET"

Buruh Migran Indonesia. Istilah ini saya kenal setelah saya berada di sini di Hong Kong. Yang mana kita semua ketahui orang Indonesia menyebutnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Sebelum thn 2000, masyarakat Indonesia tergolong sedikit yang menjadi TKI konon waktu itu masyarakat masih menganggap hina dan merekapun yang pergi jadi TKI karena terpaksa. Jujur saja termasuk saya sendiri, saya ke Hong Kong dengan tujuan mencari rejeki guna memperbaiki ekonomi. Saya hanyalah single parent dari 2 orang yang ditinggal suami kembali kerahmatulloh sejak anak2 masih kecil. Saya tak peduli orang mau bilang apa. Yang dalam benak saat itu SAYA HARUS BISA MEMBAWA ANAK2 SAYA MENGENYAM PENDIDIKAN YANG MEMADAI & PUNYA MASA DEPAN CERAH walau tanpa didampingi seoarang ayah. Tekat itu tlah terpatri di alam pikiranku hingga menumbuhkan semangat hidupku penuh oftimis.
Kerja keras tak kenal lelah demi masa depan si buah hati, tak pernah memikirkan diri sendiri yang ada hanya kerja dan kerja, gajian uang langsung kirim tanpa pernah mikir diri sendiri ke depannya bagaimana itulah saya beberapa tahun silam.

Dari tahun ke tahun posisi BMI makin baik selaras dengan pesatnya  perkembangan tehnologi. Pemerintah Indonesia mulai peduli akan nasib rakyatnya yang berada di luar negeri khususnya BMI.

Tahun 2012 adalah awal segalanya berubah, saya mengenal Mandiri dengan program ENTREPRENEURSHIP CLASS bersama Universitas Ciputra. Di sini diajarkan berbagai macam cara untuk bisa menjadi entrepreneur sejati. Dari sini pelan2 pola pikirku berubah disamping sukses mengentaskan anak bisa mengenyam pendidikan memadai dan punya masa depan, Saya juga harus sukses. Mandiri tlah mengajarkan sukses itu bisa diraih kapan saja. Saya semakin semangat dan giat belajar dan terasa makin seru setelah ada class ``internet banking``. Banyak keuntungan yang kuperoleh dalam kesempatan tersebut, tiap hari libur minggu saya selalu bawa netbook untuk belajar dimanapun suka. Sungguh menyenangkan.
ini foto kenangan lomba best boss




ini foto kenangan lomba Speaking
 



Selanjutnya  ada sekolah PER Batch aku antusias tanpa pikir langsung daftar ikut....
aku sudah tak peduli dengan ejekan sesama teman contoh : bu bu.. kamu sudah tua belajar gitu itu untuk sih ? oalah bu bu wis tuek kok neko hehe dia mau bilang apa biar saja lagi an ilmu jg tdk kan basi.... anjing menggonggong kafilah berlallu....
Dengan bekal sangu internet dari mandiri, saya bisa belajar apa saja dan diam2 bisa ku manfaatkn tuk cari duit tambahan selain gaji. Pakai on line jualan jilbab dll. Kalau dulu libur hanya dipakai seneng2 ketemu teman, shoping, main setelah dari masjid yang semuanya hanya kan menghabiskan uang, kini sebaliknya sambil jualan masih bs belajar banyak dari laptop yang aku bawa.
Kini terbukti sudah anak sukses pendidikannya, yang mana sudah usai wisuda dan insyaallah aku juga  harus sukses.




hahaha hebat era 21 BMI melek internet. kawan... cerita ini ku tulis atas dasar pengalaman nyata dalam hidupku bahwa  semangat itu jangan pernah pudar kita harus positif thinking ilmu itu tidak akan basi kita harus ambil sisi positif nya internet. Aku bahagia dan bersyukur atas karuniaNya.



                                                           i   l o v e     m y    f a m i l y






















  mohon saran dan kritiknya ya friend, terima kasih

Sabtu, 17 November 2012

"NALURI SEORANG WANITA"



Perkenalkan
Nama saya        : Dwi Murahati
Tempat, tgl lahir : Blora, 16 Agustus 1964
Saya terlahir dari keluarga yang sangat sederhana no 2 dari 5 bersaudara
Nama Bpk        : Kasturi
Nama ibu          : Rahimah (almarhumah)
Masa kanak2ku sangat memprihatinkan kala itu kaum wanita jarang yang berkesempatan bisa sekolah sperti laki-laki.


Kaum wanita hanya diperbolehkan masak dan bantu ibu di rumah, namun diam2 saya selalu berfikir bagaimana caranya agar aku bisa sekolah tanpa sepengetahuan ortu (bapak dan ibu) kala itu aku punya tugas wajib tiap pagi harus menyapu halaman rumah yg luas lalu munumbuk jagung dan memasaknya dicampur dgn beras jadi nasi dan masihditambah lg hrs masak  lauk pauk guna tuk makan sekeluarga setelah  itu bantu ibu jaga dagangan diwarung.
Seusai makan siang keluarga ibu kulakan(beli) beras di selepan krn rmh kami  dekat dgn selepan untuk di jual lg. Setiap kali ada kesempatan aku lari ke SD yang kebetulan jg dekat rumah. Biasanya setelah jam istirahat ke 2 di tiap kelas ada acara tanya jawab aku selalu mengikuti dibelakang kelas dengan cara mengintip di sela2 lubang maklum sekolah kala itu bukan gedung tembok melainkan dari papan kayu jati.
Aku sering menjawab dengan lantang semua pertanyaan guru karena semua murid banyak yang g bisa menjawab. Hal ini rupanya menjadikan perhatian Kep Sekolah yang dengan diam2 sengaja menyaksikan kenekatanku dengan pura2 ngecek sesuatu di luar kelas.
Dari hari berganti minggu dan minggu berganti bulan hal ini menjadikan aku semangat membayangkan saat itu aku sekolah.

==========dan pucuk dicinta ulam tiba=========
Pada suatu hari saat itu cuaca gerimis, Bapak Kep Sekolah hadir ke rumahku menemui bpk ibuku mengajukan usulan agar Dwi Murahati diperbolehkan untuk sekolah. Pada awal ortu bersi keras tidak boleh namun bpk Kep Sekolah g mau menyerah bahkan mengajukan permohonan agar diperbolehkan untuk menyekolahkanku dikota. Ortu tdk mau kalah dgn alasan beliau yg melahirkan. Aku berdoa dan memohon pd yang Kuasa moga aku bisa sekolah. Sembari usaha mencuri waktu untuk mengikuti menjawab pertanyaan dlm acara tanya jawab.
Pada kesempatan lain Bpk  Camat datang ke rumah menemui bapak ibuku minta ijin agar diperkenankan untuk menyekolahkanku namun lg2 ortuku selalu tdk mengijinkanku lama lama aku jengkel aku menangis sembari mengajukan pertanyaan kpd bpk ibuku (aku): ibu knp aku g blh sekolah ?
                                                                          (ibu) karena kamu perempuan
                                                                           (aku) apa bedanya laki dan perempuan ? Kan dua2nya juga terlahir dr perut yg sama ---> sambil terisak. Namun isak tdk menjadikan iba malah menjadikan amarah ibu memuncak. Aku diawasi bener2 g boleh keluar rumah namun tdk sedikitpun memudarkan keinginanku tuk sekolah. tiap ada waktu aku gunakan belajar dgn membaca secara sembunyi2 di lumbung padi buku2 yang dipinjami oleh Kep Sekolah.

######## sejarah yang tak kan terlupakan#####
dari kecil aku tdk biasa tidur siang namun siang itu krn terlalu kecapaian aku terlelap dalam lumbung padi dan terbangun kaget krn diluar berisik ternyata banyak tamu ramai2 mencariku mereka adalah para guru SD 1, bpk Camat dan bpk Carik. Saat itu adalah 15 Mei yg mana 20 Mei aku mewakili SDN 1 lomba cerdas cermat -------------> senyum gembira menghiasi wajahku terbayang bakal sekolah ......> yessssssss pasti aku kan sekolah !!!!!!!!!!!! Allohu Akbar
Dgn yakin dan tanpa sdkitpun keraguan 20 mei aku adu cerdas tangkas dgn diantar Kep Sekolah Bpk Ngasiran BA dan pulang membawa kebanggaan juara 1 se Kecamatan (ada 17 SDN dan 5 SD IMPRES)
Alhamdulillah akhirnya aku bener2 sekolah dan selalu mewakili sekolah setiap ada lomba cerdas cermat mulai dari Kecamatan, Kabupaten, Karesidenan dan Propinsi. Juara 1 selalu kuraih dan berhasil mengharumkan nama sekolah dan mendapat peringkat teladan tak terasa waktu begitu cepat 1976 aku lulusan.
Di sini kembali aku dihadapkan masalah. Dulu aku bisa sekolah karena ada yang belain Kep Sekolah, Guru dan Camat. Sebenarnya mereka tetap saja peduli tapi ortu ku susah dihadapi susah diarahkan dan terlalu kuat pada prinsipnya tanpa memikirkan jangka panjang pendidikan ke depan itu bgmn ?
Ortu tetap pada prinsipnya aku diam2 juga bersikeras ""bagaimanapun juga aku harus sekolah""
Aku nekat karena rumah jauh, pagi2 aku bangun mandi, subuh langsung berangkat jam 7 sampai di sekolah tanpa sarapan dan makan siangpun tidak hanya kadang2 diberi snack/jajan oleh teman jam 1 pulang jln kaki sampai di rumah jam 3 kadang 3  lebih  bila ada nasi ya makan bila g ada ya sudah seadanya. Begitulah liku2 masa kanak2ku yang boleh dibilang seperti tidak punya belai kasih namun aku g pernah patah semangat sampai akhirnya karena sesuatu hal ibu sakit dan harus dirawat di rumah sakit ini yang bener2 membuatku pusing karena pihak dokter mengatakan dianogna tidak ditemukan suatu penyakit jadi intinya menurut dokter ibu tidak sakit dan disarankan untuk cek out/ pulang cari obat jawa. Innalillahi wainnalillahitaAllah Senin pulang selasa jam 8 ibu meninggal.

  1. Sepeninggal ibu keluarga jadi makin berantakan anak lelaki semakin merasa kuasa mengenai harta warisan. Aku tak peduli bagiku yang penting aku harus bisa sekolah. Aku pergi meninggalkan keluarga dan kampung halamanku demi mencari ilmu dgn kepolosan jati diriku. Kukurbankan tenaga dan dan fikiranku demi keinginanku untuk sekolah. Aku ikut ngenger di rumah Kep Sekolah SMEA kerja keras banting tulang tnpa di gaji / imbalan apapun asal boleh sekolah. Di rumah ini aku sekaolah tanpa belajar karena tiada waktu yg tersisa sedikitpun karena di rumah tsb Kep Sekolah mempekerjakan penjahit 100 orang, tukang obras 12 orang dan masih ada bagian designer bbrp orang di + supir dan 2kuli semua aku yang harus masak untuk makan. Kep Sekolah sekeluarga gembira krn aku rajin dan sekolahku selalu ranking walau tanpa belajar.
  bersambung